Joget Kasih Tak Sudah
Siti Nurhaliza · Sahmura [2000]
Awan bergulung tuan di hari senja
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindit tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahun rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah kubawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tuan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudilah tuan nyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di muka
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan, mak andam sayang
Berjual beli pantun melayu
Walau dialun tuan, gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Kusulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidak kukesal itu jadinya
Nampak berbalam biru warnanya
Tuan di gunung paya hamba di paya
Dalam jambangan temu ingin bersama
Terbang serindit tuan dengan kedidi
Singgah di kayu di rumpun kayu
Kasih menitik tuan basah tak jadi
Walau bertahun rindu menanggung rindu
Hatiku yang resah kubawa berdendang
Memujuk diri dijeling tidak
Sepantun berdendang dondanglah asmara
Cuma igauan dalam igauan
Berdendang hamba tuan bertepuk tuan
Senyum di bibir hati terluka
Kasih diberi orang dijeling orang
Terasa hiba tidak terkira
Sudilah tuan nyanyi bersama
Alunan lagu hai kasih tak sampai
Susunlah langkah layu di muka
Tanda di hati hai masih berdarah
Pantun berpantun tuan, mak andam sayang
Berjual beli pantun melayu
Walau dialun tuan, gurindam sayang
Luka di hati orang tak tahu
Kusulam kasih emas berbenang emas
Orang bertaruh baiknya rupa
Walaupun kasih balas tidak berbalas
Tidak kukesal itu jadinya
Joget Kasih Tak Sudah
Siti Nurhaliza's 'Joget Kasih Tak Sudah' stands as a defining anthem of Malaysian pop, released on her 2000 album Sahmura. The track exemplifies her signature style, blending traditional Malay instrumentation with contemporary pop sensibilities to create an emotionally resonant ballad. As one of her most celebrated recordings, the song reinforced her status as a cultural icon, capturing the universal themes of enduring love and longing that characterize her discography. Its enduring popularity highlights Nurhaliza's mastery in crafting melodies that transcend generations while maintaining deep roots in her native musical heritage.
