Purnama Merindu

Siti Nurhaliza · Adiwarna [1998]

Bermaknakah tiap baris kata-kata

Ataukah hanya dibibirsaja

Bersungguhkah rindu yang engkau pamerkan

Ataukah sekadar hanya lakonan



Rindu... telah melekat dalam hatiku

Walau awan berlalu

Rinduku... tak berubah... arah



Purnama mengambang... cuma berteman

Bintang berkelipan dan juga awan

Siapa tahu...

Rindu yang mencengkam di hatiku



Aku meminta pada yang ada

Aku merindu pada yang kasih

Aku merayu padamu yang sudi... merindu ku



Purnama mengambang berbagai warna

Bila embun pun datang bintang purnama

Tinggallah aku sendirian bertemankan malam sepi



Aku meminta pada yang ada

Aku merindu pada yang kasih

Aku merindu padamu yang sudi memujuk



Hiaskanlah cinta di jari manisku

Sinarkan bagai gemerlap kencana

Tandakanlah kasih dimercu kalbu

Serikanlah purnama yang merindu

Purnama Merindu

Siti Nurhaliza's 'Purnama Merindu' stands as a defining track from her 1998 album 'Adiwarna,' showcasing her mastery of the Malaysian pop genre. Released during a period where she solidified her status as a national icon, the song blends traditional Malay instrumentation with contemporary production, characteristic of her work in the late 1990s. The recording exemplifies her signature vocal style, characterized by a warm, emotive delivery that resonates deeply with listeners. As part of her extensive discography, this track remains a staple in her catalog, reflecting the cultural and musical landscape of Malaysia during that era. It continues to be celebrated for its lyrical depth and its role in shaping the sound of modern Malaysian pop music.