Di Udara

Efek Rumah Kaca · Other Songs - Efek Rumah Kaca

Aku sering diancam

juga teror mencekam

Kerap ku disingkirkan

sampai dimana kapan



Ku bisa tenggelam di lautan

Aku bisa diracun di udara

Aku bisa terbunuh di trotoar jalan

tapi aku tak pernah mati

Tak akan berhenti



Aku sering diancam

juga teror mencekam

Ku bisa dibuat menderita

Aku bisa dibuat tak bernyawa

di kursi-listrikkan ataupun ditikam



Tapi aku tak pernah mati

Tak akan berhenti

Tapi aku tak pernah mati

Tak akan berhenti



Ku bisa dibuat menderita

Aku bisa dibuat tak bernyawa

di kursi-listrikkan ataupun ditikam



Ku bisa tenggelam di lautan

Aku bisa diracun di udara

Aku bisa terbunuh di trotoar jalan



[Reff:]

Tapi aku tak pernah mati

Tak akan berhenti



Thanks to razvan

Di Udara by Efek Rumah Kaca

Efek Rumah Kaca's 'Di Udara' stands as a defining track in the Indonesian indie rock landscape, capturing the band's signature blend of melancholic melodies and introspective lyricism. Released during a period of heightened political activism in Indonesia, the song reflects the group's commitment to addressing social issues through their music. The composition features the band's characteristic guitar-driven sound, layered with vocal harmonies that evoke a sense of collective longing and uncertainty. As a staple of their discography, the track has resonated deeply with audiences, becoming an anthem for those navigating complex emotional and societal landscapes. Its enduring popularity underscores the band's ability to translate personal sentiment into a broader cultural statement, cementing their status as pioneers of the genre.