Bagai Disambar Petir
Ikke Nurjanah · Other Songs - Ikke Nurjanah
mengapa aku berduka
dan bermuram duka
kurasa kau sudah tau
apa sebabnya
Sejak cinta yang kau tanam
kau renggut dan kau curahkan
pada lain orang
Hatiku senantiasa
selalu tercekam
bagaikan disambar petir
sepanjang malam
Bagaikan menggenggam api
mencintai dirimu duhai kekasih
Oh..
Panas pedih dan perih
menggores batinku
hingga kadang berdarah
berpalut sedih
rasanya tak mungkin lagi
dapat terobati
Diriku kini kekasih
bagai jasad mati
terbujur kaku dan bisu
berteman sepi
Bagai Disambar Petir
Ikke Nurjanah's 'Bagai Disambar Petir' stands as a defining anthem of the Indonesian pop-rock revival, capturing the raw energy of the 1990s. The track exemplifies Nurjanah's signature style, blending melodic sensibilities with a driving rhythm that resonated deeply with listeners across the archipelago. As a cornerstone of her discography, the song reflects the era's shift toward more dynamic, guitar-driven compositions while maintaining the emotional intimacy characteristic of her earlier work. Its enduring popularity highlights Nurjanah's ability to craft songs that balance commercial appeal with genuine artistic expression, cementing her status as a pivotal figure in modern Indonesian music history.
